TUziTSMoGpMlTUWiGfCoTpM9Td==

Kenali Gejala Hipoksia , Penyakit Ketinggian yang bisa di alami pendaki gunung


Hipoksia merupakan salah satu penyakit ketinggian dimana tubuh mengalami kondisi gejala kekurangan oksigen akibat pengaruh perbedaan ketinggian, semakin tinggi gunung maka tekanan oksigen akan semakin menurun dan menyebabkan kondisi jaringan tubuh kekurangan oksigen. Ini dapat terjadi ketika melakukan pendakian gunung diatas 3.000 mdpl.

Beberapa gejala yang mengindikasikan seorang pendaki terserang hipoksia, yaitu pandangan kabur, nafas yang tersengal-sengal, tubuh yang lemas hingga perubahan sikap seperti sulit membuat keputusan, bingung, emosional, dan lainnya yang disebabkan kurangnya asupan oksigen ke otak.


Untuk itulah aklimatisasi dilakukan agar tubuh dapat menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungannya. Waktu yang dibutuhkannya pun beragam, contohnya untuk pendakian Gunung Everest, seorang pendaki dapat menghabiskan waktu hingga satu bulan di Everest Basecamp untuk beraklimatisasi.

Di beberapa pendakian pun, proses aklimatisasi seperti mendaki ke ketinggian tertentu lalu turun kembali di pos tertentu untuk beristirahat/bermalam dan mulai mendaki lagi ke titik yang lebih tinggi menjadi hal yang lumrah.

Jadi, perencanaan perjalanan dan persiapan fisik pun perlu diperhatikan dengan baik, tidak lupa ilmu pengetahuannya pun terus ditingkatkan dan mendaki gununglah dengan santai, tidak terburu-buru agar tubuh kita pun beradaptasi dengan kondisi yang ada.

Coppy@IG.eiger.east




Comments0

Type above and press Enter to search.